Sekolah menengah atas yang ada di kota Sungailiat ketika tahun 1975 adalah SMA Swasta atau sekolah yang dikenal dengan nama SMA Pak Yan. sebutan pak Yan sangant indentik dengan wakil kepala sekolah yang memimpin ketika itu, sedangkan kepala sekolah SMA itu adalah Ir. Sugiarto seorang pejabat bengkel listrik PN Timah.

Sekolah tersebut menempati gedung Yayasan Pendidikan Lembaga Nasional Setia Budi, tetapi proses KBM dilaksanakan sore sampai malam hari karena yang menjadi staf pengajar atau guru adalah karyawan PN Timah. Hal ini menjadi sebuah permasalahan bagi siswa yang berada diluar kota Sungailiat karena pada masa itu alat transportasi sangat terbatas apalagi kalau pada malam hari.

Hal ini mengetuk hati para prakarsa pendidikan untuk berbuat sesuatu bagi kemajuan pendidikan di kota Sungailiat khususnya dan bagi daerah Bangka pada umumnya. Tetapi hal itu bukanlah sesuatu pekerjaan yang mudah karena pada masa itu belum ada satu sekolah menengah atas yang berstatus negeri di kota Sungailiat kala itu yang ada adalah sekolah swasta seperti sekolah teknik menengah (STM)yang guru dan biaya operasionalnya dibantu PN Timah yang menempati gedung sekolah dilokasi Loek A Thjin, Sekolah Menengah Atas yang berdomisili didekat asrama polisi (dulu disebut tangsi polisi). Semua Proses pembelajaran dilakukan pada waktu sore hari.

Kemudian keluarlah surat keputusan Bupati Daerah TK II Bangka nomor 253/kpts/VI/1975 tentang pendirian Sekolah Menengah Atas (SMA) swasta Yayasan Pendidikan Lembaga Nasional Setia Budi yang ditandatangani oleh Bupati Bangka dengan petikan pengesahan oleh Sekretaris Wilayah Bnagka Drs. Zaini Anwar pada tanggal 22 agustus 1975.

Pada perjalanannya sampai sekarang ini kepala sekolah yang menahkodai SMAS setia Budi Sungailiat sebagai berikut:


1. Soeparno, B.A.   1975 - 1985
2. Drs. Soetikno 1985 - 1993
3. Drs. Sumartono Koosnan   1993 - 1998
4. Drs. Soetikno     1998 - 2001
5. Fadhilah Imam, S.E., M.A.P. 2001 - 2017
6. Ujang Risman, S.H. 2017 - 2019
7. Wandi Wardoyo, S.Pd. 2019 - 2023
8. Johan, S.E. 2023 - sekarang


Sampai sekarang ini SMAS Setia Budi sudah melahirkan ribuan alumni yang tersebar di Indonesia. Yang antara lain alumni SMAS Setia Budi Sungailiat adalah Prof. Bambang Purwanto, Guru besar sejarah UGM, Prof Fredi Zein, Guru besar Teknik Nuklir ITB, Prof. Fransika Lani dan lain sebagainya.

(*dikutip dari buku "Jejak Langkah Perguruan Setia Budi", Fadhilah Imam)